Banjarnegara, Winews Kalierang yang menjadi saktu terakhir. Material longsoran blah satu akses mewasan Dieng dilaporkan mengalami longsor setelah diguyur hujan deras dalam beberapa waerupa tanah, batu, dan pepohonan menutup badan jalan sehingga tidak dapat dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.
Longsor jalan Kalierang yang berada di kawasan perbukitan. Akibatnya, arus lalu lintas menuju Dieng maupun dareristiwa di ruai arah sebaliknya terpaksa dihentikan sementara karena kondisi jalan tertutup material longsor yang cukup tebal.Sejumlah warga yang melintas pertama kali melihat kejadian tersebut dan langsung memberi peringatan kepada pengguna jalan lainnya agar tidak melanjutkan perjalanan. Mereka juga melaporkan kejadian ini kepada aparat setempat untuk segera dilakukan penanganan.
“Material tanah dan batu menutup hampir seluruh badan jalan, sehingga kendaraan tidak bisa melintas sama sekali,” ujar salah satu warga yang berada di sekitar lokasi.
Selain menutup akses jalan, kondisi tanah di sekitar lokasi juga masih terlihat labil, sehingga dikhawatirkan berpotensi terjadi longsor susulan apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
Warga sekitar bersama aparat setempat telah melakukan pengecekan awal di lokasi kejadian. Namun hingga saat ini jalur tersebut masih belum bisa dilalui karena material longsor belum dibersihkan sepenuhnya.
Pemerintah setempat mengimbau kepada masyarakat serta para pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur pegunungan yang rawan longsor, terutama saat musim hujan seperti sekarang ini.
Pengguna jalan yang hendak menuju kawasan Dieng maupun dari arah Dieng menuju wilayah sekitarnya juga diminta untuk sementara waktu mencari jalur alternatif hingga proses pembersihan material longsor selesai dilakukan.
Sementara itu, warga yang tinggal di sekitar lereng perbukitan juga diminta tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya longsor susulan, terutama ketika hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih melakukan pemantauan di lokasi serta menunggu penanganan lebih lanjut agar jalur Kalierang dapat kembali dilalui oleh masyarakat.
Reporter : Tim WINews | Editor : Redaksi WINews
Sementara itu, warga yang tinggal di sekitar lereng perbukitan juga diminta tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya longsor susulan, terutama ketika hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih melakukan pemantauan di lokasi serta menunggu penanganan lebih lanjut agar jalur Kalierang dapat kembali dilalui oleh masyarakat.
Reporter : Tim WINews | Editor : Redaksi WINews





Social Footer