Cuaca yang tidak menentu dan lokasi geografis yang sulit dijangkau tidak menyurutkan mental para personel TNI. Mereka harus berhadapan dengan tanjakan curam dan material yang harus dilansir secara manual di tengah kondisi cuaca yang kerap berubah drastis dari panas menyengat ke hujan lebat dalam sekejap.
"Kami tidak hanya sedang membangun jalan atau infrastruktur, kami sedang membangun masa depan bagi saudara-saudara kita di sini.
Meski lelah dan medan sangat berat, melihat senyum warga adalah energi tambahan bagi kami," ujar Peltu Maulana di sela-sela memimpin pengerjaan fisik.
Hutan Cikuya yang dulunya hanya dikenal sebagai wilayah sunyi, kini mulai bersuara dengan aktivitas pembangunan. Kehadiran Satgas TMMD di sana bukan sekadar menjalankan program kerja, melainkan manifestasi nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Proyek fisik yang sedang dikerjakan ini diharapkan dapat memutus rantai keterisolasian ekonomi warga Desa Cikuya. Dengan terbukanya akses, hasil bumi akan lebih mudah dipasarkan, dan akses kesehatan serta pendidikan bagi anak-anak desa tidak lagi menjadi mimpi yang sulit diraih.
Meski alam memberikan ujian berat, komitmen Satgas TMMD 127 Kodim 0713/Brebes tetap tegak lurus pada tugas. Keheningan hutan Cikuya kini telah berganti menjadi harapan yang nyata bagi seluruh lapisan masyarakat. (Wawan G).





Social Footer