Di tengah guyuran musim penghujan yang membuat akses jalan di Desa Cikuya menjadi berlumpur dan licin, alat sederhana seperti gerobak dorong dan angkong justru menjadi "senjata" paling ampuh untuk memenangkan pertempuran melawan waktu, Kamis (26/02/2026).
"Dalam kondisi medan berlumpur seperti ini, angkong dan gerobak dorong adalah senjata andalan utama kami. Mobil material tidak bisa masuk sampai ke titik nol pengecoran, jadi kita gunakan cara manual ini agar progres tetap berjalan setiap harinya," ujar Kapten Inf Suwarno di sela-sela kegiatannya.
Penggunaan angkong dinilai lebih efektif dan fleksibel untuk bermanuver di jalan setapak yang sempit dan licin dibandingkan kendaraan bermotor. Meski membutuhkan tenaga ekstra, sinergi antara TNI dan masyarakat membuat pekerjaan berat tersebut terasa lebih ringan.
"Hujan bagi kami adalah tantangan, bukan hambatan. Kami pastikan material cor tetap sampai ke tujuan agar kualitas jalan tetap terjaga sesuai spesifikasi," tegas Kapten Suwarno.
Hingga hari ini, semangat kemanunggalan TNI dan rakyat di lokasi TMMD Kodim 0713/Brebes terus berkobar, membuktikan bahwa dedikasi membangun negeri tidak bisa dihentikan oleh cuaca maupun medan yang sulit.(Wawan G)





Social Footer