Banjarnegara, Warta.onenews — Peringatan Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banjarnegara pada Kamis (03/03/2026) berlangsung semarak dengan balutan budaya yang kental dan partisipasi masyarakat yang tinggi dari berbagai penjuru daerah.
Di tengah kemeriahan tersebut, komunitas Bunda Milenial hadir sebagai salah satu penggerak utama yang turut menyukseskan rangkaian acara, khususnya dalam kirab budaya yang menampilkan kekayaan tradisi lokal dari tiap kecamatan.
Ketua Bunda Milenial, Dewi Ratih, menyampaikan bahwa perayaan tahun ini terasa lebih hidup dan penuh warna. Ia menilai keterlibatan peserta dari berbagai wilayah membawa energi positif yang memperkuat identitas budaya Banjarnegara.
“Antusiasme peserta sangat luar biasa. Setiap kecamatan menampilkan ciri khasnya dengan penuh kreativitas, sehingga menciptakan suasana yang meriah dan membanggakan,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran Bunda Milenial tidak sekadar untuk memeriahkan acara, tetapi juga sebagai bentuk komitmen nyata dalam menjaga budaya, terutama melalui pemakaian kebaya sebagai simbol perempuan Indonesia yang anggun dan berbudaya.
Dewi Ratih juga mengungkapkan bahwa capaian rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) pada tahun 2025 menjadi tonggak penting bagi komunitasnya untuk terus berkontribusi dalam pelestarian budaya.
“Prestasi itu bukan akhir, melainkan awal untuk terus bergerak menjaga budaya bangsa agar tetap hidup di tengah generasi muda,” tegasnya.
Selain fokus pada budaya, Bunda Milenial juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan. Ia menekankan bahwa perempuan milenial memiliki peran penting sebagai agen perubahan yang mampu memberi dampak nyata di tengah masyarakat.
Meski demikian, Dewi Ratih juga memberikan catatan bagi penyelenggara kegiatan agar ke depan dapat lebih memperhatikan kebutuhan peserta, terutama mereka yang datang dari wilayah yang jauh.
“Perhatian terhadap kebutuhan dasar seperti konsumsi sangat penting agar peserta merasa nyaman dan dapat mengikuti kegiatan secara maksimal,” katanya.
Ia berharap, peringatan Hari Jadi Banjarnegara ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat persatuan, melestarikan budaya, dan mendorong kemajuan daerah secara berkelanjutan.
Pewarta: Wawan Guritno



Social Footer