BANJARNEGARA, warta.onenews-Warga di Kecamatan Punggelan baru-baru ini dikejutkan oleh insiden memilukan yang menimpa seorang anak di bawah umur. Bocah tersebut ditemukan dalam kondisi tidak wajar, tanpa busana, saat memasuki rumah salah satu warga untuk meminta makan dalam keadaan ketakutan.
Kejadian yang sempat dikira sebagai peristiwa mistis ini belakangan memicu kekhawatiran mendalam terkait ancaman penyalahgunaan zat terlarang atau narkoba di lingkungan remaja dan anak-anak.
Kronologi Penemuan Korban
Menurut keterangan saksi mata,pada Sabtu sekitar pukul 11.00 WIB, 21/03/2026 anak tersebut masuk ke dalam rumah warga dengan kondisi linglung dan sangat lapar. Ketakutan yang ditunjukkan korban begitu hebat sehingga pihak keluarga yang kemudian datang menjemput sempat merasa kebingungan.
Sebelumnya, korban diketahui telah meninggalkan rumah selama satu hari satu malam. Upaya pencarian mandiri oleh keluarga tidak membuahkan hasil hingga akhirnya korban ditemukan dalam kondisi yang memprihatinkan.
Sempat Mengira Fenomena Mistis
Karena perilaku korban yang tidak biasa dan terlihat seperti kehilangan kesadaran diri, pihak keluarga sempat menduga anak tersebut mengalami gangguan spiritual atau kesurupan.
"Pihak keluarga sempat bingung dan meminta bantuan tokoh agama (Kiai) setempat untuk melakukan rukiyah, karena menduga ada pengaruh mistis," ujar seorang sumber yang mengetahui kejadian tersebut.
Namun, setelah ditelusuri lebih lanjut, muncul dugaan kuat bahwa kondisi korban berkaitan dengan pengaruh zat tertentu yang memicu halusinasi dan hilangnya kontrol diri, yang mengarah pada indikasi darurat narkoba di wilayah tersebut.
Pentingnya Edukasi dan Pengawasan Orang Tua
Insiden ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat di Kecamatan Punggelan dan sekitarnya. Narkoba bukan lagi ancaman yang jauh, melainkan sudah menyasar anak-anak di bawah umur dengan dampak yang menghancurkan mental serta fisik.
Pakar psikologi anak menyarankan agar orang tua lebih peka terhadap perubahan perilaku anak, seperti:
Perubahan pola tidur dan makan yang drastis.
Sikap paranoid atau ketakutan tanpa alasan yang jelas.
Menarik diri dari lingkungan sosial atau justru berkeliaran tanpa tujuan.
Langkah Penanganan Selanjutnya
Masyarakat diharapkan tidak langsung mengambil kesimpulan mistis jika menemukan kasus serupa, melainkan segera membawa korban ke fasilitas kesehatan atau melaporkannya ke pihak berwenang seperti BNN (Badan Narkotika Nasional) untuk mendapatkan rehabilitasi medis.
Kesadaran kolektif dari perangkat desa, tokoh agama, dan kepolisian sangat diperlukan guna memutus rantai peredaran narkoba yang kini mulai mengincar masa depan generasi muda di Punggelan.
Teamred



Social Footer